Minggu, 17 Maret 2013

GM-01



GM-01
Puncak berhana adalah saat elongasi bulan-matahari mencapai nilai terkecil.
Mulai/akhir gerhana bila elongasi dan jari-jari panumbra bernilai sama
Mulai/akhir total bila elongasi dan jar-jari umbra bernilai sama..
Praktek pake ephemeris, contoh kasus gerhana matahari 9 maret 2016
-         dari hasil perkiraan bahwa terjadi pada tanggal 9 maret 2016
-         maka input diisi tahun 2016, bulan 3,  tanggal 9, jam 00, menit 00, detik 00. pada bagian interval diisi jam 1, menit 00 dan detik 00.
-         Lihat pada bagian data matahari. Kolom elongasi, panumbra maupun umbra.
-         Elongasi terkecil terjadi pada jam 02 : 00 :00 UT. (artinya puncak gerhana terjadi pada jam sekitar jam 02 UT.)
-         Pada jam 00 nilai elongasi suda lebih kecil daripada jari-jari panumbra, artinya gerhana sudah berlangsung.
-         Pada jam 00 nilai elongasi masih lebih besar dari pada jari-jari umbra berarti belum gerhana total.
-         Pada jam 01 nilai elongasi sudah lebih kecil daripada jar-jari umbra berarti sudah gerhana total.
-         Dari situ gerhana dimulai sebelum jam 00 dan mulai total adalah antara jam 00 dan jam 01.
-         Pada jam 03 elongasi masih lebih kecildaripada jar-jari umbra berarti masihberlangsung gerhana total
-         Pada jam 04 elongasi sudah lebih besar dari pada jar-jari umbra berarti total sudah berakhir, akhir total terjadi antara jam 03 dan jam 04.
-         Pada jam 04 meski elongasi sudah lebih besar dari pada jar-jari umbranamun masih lebih kecil daripada jar-jaripanumbra berarti masih berlangsung gerhana sebagian.
-         Pada jam 05 elongasi sudah lebih besar daripada jar-jari panumbra berarti gerhana sudah selesai, selesai gerhana terjadi antara jam 04 dan jam 05.
-         I gambaran di atas kemudian bisa ciutkan range pencarian misalnya dengan input tahun 2016, bulan 3 tanggal 8 jam 23 menit 19 dan detik 35,79 sedang interval jam 00 menit 13 detik 10,98.
-         Lihat data lagi
-         Pada jam 23 : 19 : 35,79 antara elongasi dan panumbra bisa dikatakan sama nilainya, maka jam itulah mulai gerhana.
-         Sedang nilai elongasi terkecil adalah jam 01 : 57 : 47,55. ini adalah pertengahan /puncak gerhana
-         Sedangkan jam 04 : 35 : 59,31 antara elongasi dan panumbra bisa dikatakan sama lagi, maka ini adalah akhir gerhana.
-         Mulai total terjadi tanggal 9  antara jam 00 : 12  dan 00 25, sedang akhir total terjadi antara jam 03 : 30 dan jam 03 43.
-         Selanjutnya bisa dicoba sebagai berikut: input  tahun 2016 bulan 03, tanggal 9 jam 00 : 17 : 44, 34 sedang interval di isi 0 : 8 : 20, 344
-         Kemudian lihat data lagi
-         Jam 00 17 : 44,34 nilai elongasi jan jar-jari panumbra adalah sama, berarti mulai gerhana total, sedang jam 03 : 37 : 52,6 nilai keduanya juga bisa dikatakan sama , berarti akhir total, sedang elongasi terkecil terjadi pada jam 01 : 57 : 48,47.
-         Dari tracking sebelumnya  kita dapatkan nilai elongasi terkecil adalah jam 01 : 57 : 47,55 sedang dari tracking terakhir didapatkan jam  01 : 57 : 48,47
-         Kalau mau ditadqiq lagi maka bisa dilakukan tracking lagi, input 2016, 3, 9 jam 01 : 57 : 45 dengan interval 01 detik, maka akan didapatkan bahwa nilai elongasi pada jam 01 : 57 : 46 sampai dengan jam 01 : 57 : 53 bernilai sama dan merupakan nilai terkecil, sehingga bisa disimpulkan bahwa nilai elongasi terkecil adalah jam 01 : 57 : 49 atau 01 : 57 ; 50
-         Dari percobaan tracking di atas di dapat kesimpulan bahwa:
-         Gerhana matahari total terjadi pada tanggal 9 maret 2016
-         Mulai gerhana jam 23 : 19 : 35,79 UT = 06 : 19 35, 79 WIB
-         Mulai total jam 00 : 17 : 44,34 UT =  07 : 17 : 44,34 WIB
-         Akhir total jam 03 : 37 : 52,6 UT = 10 : 37 : 52,6 WIB
-         Akhir gerhana jam 04 : 35 : 59,31 UT = 11 : 35 : 59,31 WIB
-         Sedang tengah gerhana adalah jam 01 : 57 : 49 UT atau  08 : 57 : 49 WIB.
-         Kalau bandingkan dengan program StarCalc 5.73 adalah sebagai berikut :
-         Total Solar eclipse
-         8 - 9 March 2016 AD
-          
-         Common information (Time = UT):
-          
-         Maximum phase: 1.046
-          
-         Beginning of the partial eclipse: 23h 19m 6s
-         Beginning of the total eclipse: 0h 15m 41s
-         Maximum phase: 1h 56m 57s
-         Ending of the total eclipse: 3h 38m 8s
-         Ending of the partial eclipse: 4h 34m 39s
-          
-         Maximum eclipse:
-         Longitude: 148° 51.6' E;  Latitude: 10° 6.6' N
-          
-         ET-UT = +81.3s
-          
-         Local circumstances (Time = UT + 7.0h):
-          
-         Dari data tersebut bisa dikatakan tidak jauh berbeda hasilnya, yang belum tercakup dalam perhitungan tadi adalah besar gerhana, maximum phase,
-         Juga tentang lokasi jatuhnya titik sumbu pada sat pertengahan gerhana yaitu 10 : 6,6 LU 148 : 51,6 BT
-         Kalau dibanding Nasa
-         Mulai 00 24 : 40,2
-         Mulai total 01: 55 : 05,2
-         Maksimum 01 : 57 : 09,8
-         Akhir total 01 : 59 14,6
-         Akhir gerhana 03 : 30 :23,6
-         Titik pusat gerhana 10,1217 LU 148,7996 BT.
-         Lihat : http://eclipse.gsfc.nasa.gov/SEgoogle/SEgoogle2001/SE2016Mar09Tgoogle.html

Untuk puncak gerhana ketiga perhitungan tidak begitu berbeda.
Lokasi 10 sekian derajat LU 148 sekian derajat BT.
Nah pada posting-posting berikutnya akan menghitung lokasi tersebut, insya Alloh


Suka · · · · Kamis pukul 17:18


GM-02



===GM-02===
Jika langit didibaratkan bola, bumi sebagai pusatnya (sesuai pandangan kita yang di bumi) matahari berada di permukaan bola tsb, begitu juga bulan berada di bawah sedikit permukaan bola tersebut, ( jika berada di permukaan yang sama pasti tumbukan). Dengan kata lain jarak bumi-matahari dan jarak bumi-bulan hampir sama Maka gerhana matahari tentu selalu terlihat di daerah yang dekat-dekat dengan daerah yang yang saat gerhana matahari terlihat di atas kepala.
Namaun kenyataannya bahwa jarak bumi-matahari dan jarak bumi- bulan begitu jauh berbeda, jarak bumi-matahari 400 kali lipat jarak bumi- bulan. Sehingga elongasi matahari –bulan yang sangat kecil mampu menggeser lokasi gerhana matahari dari daerah sekitar yang saat itu matahari terlihat di atas kepala sejauh hampir sejauh jarak dari ekuator sampai kutub.
Nah dari sinilah penelusuran kita akan dimulai, dengan menjawab 2 buah pertanyaan
1.Saat gerhana matahari terjadi di manakah matahari terlihat di atas kepala?
2. Kemudian sejauh berapa derajat jatuhnya bayangan bulan tersebut bergeser dari daerah itu?
Untuk menjawab pertanyaan pertama sebenarnya mudah sekali, karena deklinasi hakikatnya sama dengan lintang, maka daerah tersebut adalah mempunyai lintang yang sama dengan deklinasi matahari tersebut,
Begitu juga bujur bumi dihitung sepanjang ekuator sebagai mana asensiorekta juga dihitung sepanjang ekuator, yang berbeda hanya titik mulainya. Bujur bumi dihitung dari bujur standar 0 greenwich sementara asensiorekta dihitung dari titik aries, sementara besarnya asensiorekta bisa dihitung berdasarkan jam. maka menentukan bujur daerah tersebut juga bukan sulit lagi. Tinggal melihat jam dan perata waktunya dihubungkan beasarnya asensiorekta sehingga  menjadi selisih bujur dari Greenwich tersebut.
Untuk menjawab pertanyaan ke dua, itulah yang diperlukan hitungan yang agak panjang, unsure-unsur yang mempengaruhi jauhnya bergeser adalah elongasi dan jarak dari bumi ke matahari mapun ke bulan, di dinilah maka untuk bisa dihitung maka satuan jarak bumi-matahari maupun bumi- bulan harus diubah ke satuan jari-jari bumi. Baru kemudian bisa dihitung dengan kaidah segitiga.
Selanjutnya silakan lihat gambar 1,2 dan 3 dari pdf saya hala 2-3.
Ini konsepsi dan visualisasinya yang saya tawarkan untuk kemudian kita buat formulasi dan kalkulasinya.
Mungkin bagi temen-temen yang geometri dan segitiga bolanya matang dengan memahami konsep dasar ini langsung bisa membuat formula dan mengkalkulasi sendiri. Bagi yang awam seperti saya maka mari kita telusuri bersama-sama selangkah-demi demi selangkah.
 Suka · · · Jumat pukul 8:26

GM-00

aassalamualaikum



Dokumentasi dari facebook grup falak hisab
Joe Pai
Ada yg mau menemani saya, membahas perhitungan gerhana matahari. Bahan acuan : tulisan yg saya share beberapa waktu lalu? Suka · Komentari · Berhenti Mengikuti Kiriman · 11 Maret pukul 13:15 melalui

Yosep Susanto, Ajier Ali, Burhan Rosyidi dan 3 lainnya menyukai ini.

Faza Manal saya ikut menemani nyimak 11 Maret pukul 13:17 · Batal Suka · 1

Ahmad Rifa'i saya mau menemani tapi kejauhan 11 Maret pukul 13:28 · Batal Suka · 1

Aly Mustofa Rbk Monggo kang joe. Sy pernh pernah mengaplikasikan rumus ulasan e njenengan tp blm selesai. Untk ephemerisnya pakai apa? 11 Maret pukul 13:44 melalui seluler · Batal Suka · 1

Joe Pai persis spt yg saya bayangkan. Kita ambil kesepakatan saja. Siapa yg dh bikin ephemeris yg sekira fleksibel pemakaianya. Syaratnya : -Input tgl bln th jam menit detik -output semuadata yg diperlukan (lihat pdf saya) -interval penyajian bisa diatur, tidak dibuat perjam. Yg dh buat siapa bisa disepakati dipakai 11 Maret pukul 13:51 melalui seluler · Suka

Joe Pai saya ada tapi low accuracy 11 Maret pukul 13:57 melalui seluler · Suka

Muhammad Sahlan Rosyidi Sayabelum selesai baca buku yang dulu itu (tentang Besselian Element)... Butuh waktu untuk mencernanya... tidak semudah makan sate kambing setengah matang je.... Kalau ephemeris saya kira dengan script Jean Meeus jenengan yang dulu sudah cukup... AlgorithmanyaMeeus memang memaksa untuk memilah-milah fungsi jadi sendiri2(istilahnya kalau tidak keliru recursive programming)... dan ini yang diterapkan di kebanyakan program yang menggunakannya (bahkan yang pakai bahasa C malah tiap fungsi jadi file sendiri2, nutasi 1 file, heliocentric position 1 file,posisi bulan 1 file, dst yang semuanya lalu dipanggil dari file utama). Biar tetap ringan di excel, hasil perhitungan jangan ditampilkan langsung di sheet (seperti AstroAlgo yang pernah saya buat, saya bikin seperti cumauntuk perbandingan), tapi melalui perintah pakai tombol (pernah sayacoba, sayang file percobaan hilang gara2 hardisk error)... 11 Maret pukul 14:23 melalui seluler · Suka

Joe Pai cak ali atau ust faza gmn jean meusnyadh siap aplikasi belum? Mungkin bisadipakai 11 Maret pukul 14:48 melalui seluler · Suka

Joe Pai yai rifai, jangan lupa udude 11 Maret pukul 14:50 melalui seluler · Suka

Joe Pai wah sayamalah blm gaduk bahasa c stad. Kapan ya bisa

11 Maret pukul 14:52 melalui seluler · Suka

Faza Manal ada tp low dan masih amburadul. sy jugablm bca tulisane njen. yg manaya?? 11 Maret pukul 15:07 melalui seluler · Suka

Muhammad Sahlan Rosyidi sama... bahasac dan c++ berkali2 mencoba tetap blank... saya cuma memanfaat source code yang merekabagikan untuk copy paste angka2 koreksi... he he he daripadanulis sendiri... sama perbandingan alur pemrogramannya saja... 11 Maret pukul 15:10 melalui seluler · Suka

Joe Pai coba nanti kalau dh sempat, punya saya tak aplodnyasbg

Skrg sdg gotong royong nge mc di tetangga 11 Maret pukul 15:40 melalui seluler · Suka

Joe Pai cari aja di link kmaren yg banyak itu, ada kok 11 Maret pukul 15:42 melalui seluler · Suka

Muhammad Sahlan Rosyidi yang ini: gerhanabulanpro.rar ? 11 Maret pukul 16:25 melalui seluler · Suka

Aly Mustofa Rbk Adahight cm rumusnya di cell. Dan inputnya

11 Maret pukul 16:28 melalui seluler · Suka

Joe Pai yg gerhana matahari 1 pdf 11 Maret pukul 16:30 melalui seluler · Suka

Muhammad Sahlan Rosyidi sdh sayasearch tidak ketemu... dulu pernah download tapi sudah hilang bersama kecelakaan hardisk... 11 Maret pukul 17:40 · Suka

Muhammad Sahlan Rosyidi yang di sini http://liekwasil.blogspot.com/2012/05/hisab-gerhana-matahari-seri-

Sayang link ke ziddu error (Oops !! The requested URL was not found on this server !) sudah dihapus sama ziddu. Mungkin harus diupload ulang...

HISAB GERHANA MATAHARI SERI SATU | Liek wasil liekwasil.blogspot.com

11 Maret pukul 17:47 melalui seluler · Suka · Hapus Pratinjau

Joe Pai lewat yg ini aja, kumpulan file kayakna ada

http://liekwasil.mywapblog.com/files/falak-files.rar 11 Maret pukul 19:01 melalui seluler · Suka

Joe Pai ephemeris saya tapi jelek

http://liekwasil.mywapblog.com/files/ephemerisku.rar 11 Maret pukul 19:41 melalui seluler · Suka

Aly Mustofa Rbk kang Joe ephemerisnyatak unduh 11 Maret pukul 23:05 · Suka

11 Maret pukul 23:09 · Suka

Aly Mustofa Rbk data ephemeris matahari bulan meus tapi masih acak2an rumuse pindah2 sheet dan ulasan gerhananjenengan tapi yang di bawah warna merah berhenti sebab hasil tidak sama dengan ulasan dulu pernah saya konfirmasikan njenengan http://alfakediri.mywapblog.com/files/ephemeris-meeus.rar 12 Maret pukul 0:13 · Suka

Aly Mustofa Rbk untuk jm jb rm dan rb caranya? belum lht lagi

12 Maret pukul 0:16 · Suka

Aly Mustofa Rbk jm dalam satuan radian itu apa true geosentrik 12 Maret pukul 0:18 · Suka

Joe Pai jm = jarak matahari ke bumi. Jb =jarak bulan ke bumi. Rm = jari2 matahari

Semua dalam satuan earth raddi (jari2 bumi) . Bukan radian.

Jm dan jb adalah jari2 nyata bukan jari2 paralakstis yg diukur dg

12 Maret pukul 11:07 melalui seluler · Suka

Joe Pai biasanyajarak matahari-bumi memakai satuan AU, maka harus dikonversi menjadi satuan jari2 bumi. Rm dan rb adalah tetap karena merupakan jari2 nyata 12 Maret pukul 11:12 melalui seluler · Suka · 1

Muhammad Sahlan Rosyidi 1 Earth radius (RE) = 4.258750455597226*10^(-5) astronomical units (AU) 1astronomical unit (AU) = 23481.065876628472 Earth radius (RE)

http://www.conversion-website.com/length/Earth_radius_to_astronomical_unit.html

Earth radius to astronomical units (RE to AU) - conversion calculator

www.conversion-website.com Convert from Earth radius to astronomical units (RE toAU). Calculate how many astronomical units are in a Earth radius (AU) (RE).

12 Maret pukul 11:28 melalui seluler · Telah disunting · Batal Suka · 2· Hapus Pratinjau

Aly Mustofa Rbk Kalau lht rms dr ustad sahlan jm apa tetap sepanjang tahunnya? 12 Maret pukul 11:31 melalui seluler · Suka

Joe Pai kalau jm dan jb selalu berubah

 1

 12 Maret pukul 12:10 melalui seluler · Suka ·



Joe Pai harusnya AU to RE Conventer, bukan sebaliknya. Dan juga Km to RE conventer. 12 Maret pukul 12:42 melalui seluler · Telah disunting · Suka

Muhammad Sahlan Rosyidi Begini benar? 2AU =2 * 23481.065876628472 RE 2AU =46962.1317532568 RE 12 Maret pukul 13:58 melalui seluler · Suka

ﻞﻴﻤﻛ sy bukan gak mau,tpi sy gak sampek IQ tu,heheh 12 Maret pukul 14:12 · Suka

Mungkin ada nemu formula lain? Bisa ditampung juga.jika ada ntar dipilih voting aja hehehe 12 Maret pukul 14:24 melalui seluler · Suka

Muhammad Sahlan Rosyidi andai saja ada meteran yang cukup buat ngukur itu... hehehe... 12 Maret pukul 15:01 melalui seluler · Suka

cuba cari km to re. 12 Maret pukul 15:27 melalui seluler · Suka

Muhammad Sahlan Rosyidi 1 Earth radius (RE) is equal to 6371.0

1kilometer (km) is equal to 1.569612305760477E-4 Earth radius (RE) http://www.conversion-website.com/length/Earth_radius_to_kilometer.html

1kilometer (km) is equal to 1.569612305760477E-4 Earth radius (RE) 1Earth radius (RE) is equal to 6371.0 kilometers (km) http://www.conversion-website.com/length/kilometer_to_Earth_radius.html

1km = 1.56961230576047*10^(-4) RE 5km = 5 * 1.56961230576047*10^(-4) RE 5km = 7.84806152880235E-04 RE

Earth radius to kilometers (RE to km) - conversion calculator and table

www.conversion-website.com Convert from Earth radius to kilometers (RE to km). Calculate how many kilometers are in a Earth radius (km) (RE).

12 Maret pukul 17:37 melalui seluler · Suka · Hapus Pratinjau

Joe Pai nah setaelah itu cari jari2 bulan dan jari2 matahari dalam km kemudian di konver ke RE. Intinya cari jari2 mathr dan bln dalm RE 12 Maret pukul 19:11 melalui seluler · Suka

Aly Mustofa Rbk Kenapa kok memakai ukuran radius untk

Kang joe ulasan itu kan hasilnyauntk mengetahui titik lokasi di bumi pd jam input. Apa nanti outpute bilatitik di rangkai akan menjadi peta lintasan gerhana matahari seperti yg ada di publikasi nasa? 13 Maret pukul 0:11 melalui seluler · Suka

13 Maret pukul 5:10 melalui seluler · Suka

Joe Pai http://nssdc.gsfc.nasa.gov/planetary/factsheet/

Moon Fact Sheet nssdc.gsfc.nasa.gov

13 Maret pukul 13:03 melalui seluler · Suka · Hapus Pratinjau

Joe Pai http://solarscience.msfc.nasa.gov/

NASA/Marshall Solar Physics solarscience.msfc.nasa.gov

13 Maret pukul 13:11 melalui seluler · Suka · Hapus Pratinjau

Ajier Ali kang Joe Pai: rumusnya panjang jadi pening kita hitung2

13 Maret pukul 13:41 · Suka

Joe Pai ini juga udah saya buat bertahap, yang belum saya tulis malah lebih banyak lagi 13 Maret pukul 13:58 melalui seluler · Suka

Ajier Ali hahahaha.... ada jalan pintasnya gak biar mudah sampai

13 Maret pukul 13:59 · Batal Suka · 1

Joe Pai jm, jb, rm, rb smentara kita cukupkan pembahasannya. Sebelum masuk perhitungan yg sebenarnyasebaiknya anda download juga ephemeris sederhana dari saya tsb. Supaya kita bisa main2 menggunakannya. 13 Maret pukul 14:07 melalui seluler · Suka

Joe Pai kadang2 memang sesuatu ada jalan pintasnya. Namun kadang jalan pintas saja tetap panjang dan berkelok. Ibaratnya alquran yg hanyamemuat yg penting2saja tetap 30 juz 114 surat 6ribu sekian ayat, tidak lantas cukup beberapa ayat kan? 13 Maret pukul 14:13 melalui seluler · Suka · 1

Joe Pai ephemeris tsb saya susun memang lebih ke penghisaban gerhana baik bulan maupun matahari. Dengan metode tracking. Kata kunciny adalah

-puncak (tengah) gerhana : elongasi terkecil (lihat kolom elongasi)

-mulai gerhana : jikaelongasi = panumbra (lihat kedua kolom). Begitu juga akhir gerhana cuma terjadi stlh puncak gerhana.

- mulai total : jika elongasi = umbra (lihat keduakolom) begitu juga akhir total cuma terjadinya stlh puncak gerhana 13 Maret pukul 14:47 melalui seluler · Suka

Joe Pai praktiknya: -Memperkirakan hari tgl terjadinya gerhana. -jikaketemu maka barulah ditahqiq dan ditadqiq dg ditracking dg

-Input diisi tanggal bulan tahun perkiraan tsb. -mula-mula jam diisi dg 0 : 0 : 0 dan interval diisi 1 : 0 : 0

-kemudian lihat kolom elongasi, panumbra maupun umbra. Ingat katakunci di atas. -kmudian tracking bisadilanjutkan dg mempersempit range pencarian, input diisi dg jam menit detik sekitar terjadinya elongasi terkecil pada tracking pertama tadi. Interval diatur berapamenita berapa detik shg ketemu data yg dicari (puncak, mulaì, akhir gerhana dll) 13 Maret pukul 15:04 melalui seluler · Suka

Aly Mustofa Rbk yang rumus ulasan di gabung sekalian kang joe 13 Maret pukul 15:23 · Suka

Joe Pai bertahap cak. Kalau persiapan ini selesai nanti kitabikin postingan berseri langkah perlangkah 13 Maret pukul 15:27 melalui seluler · Suka

Aly Mustofa Rbk gmn yang rumus ke13 tadi malem? 13 Maret pukul 15:31 · Suka

Joe Pai saya berharap ada yang meniru display input dan output ephemeris tsb. Namun dg data yg lebih akurat. Namun kalau belum ada yasementara pake itu itu dulu. Kita tunggu teman lain cak 13 Maret pukul 15:33 melalui seluler · Suka

Aly Mustofa Rbk saya pake ephemerise njenengan dulu soale vb meeus sayamasih matahari mau nerusin bulane jen awang2 en 13 Maret pukul 15:35 · Suka

Joe Pai mungkin perlu dirubah cak. Mulai besuk insyaalloh kita mulai dari awal,ternyata saya juga perlu mengulang dari awal, pemanasan lagi, kmaren kadung dingin 13 Maret pukul 15:36 melalui seluler · Suka

Aly Mustofa Rbk oke 13 Maret pukul 15:37 · Suka

Joe Pai rumus2 tsb kan saya cuplik dari hampir ratusan konsep rumus tahapan perhitungan,dan diedit sambil jalan shg kadang berbedadg konsep awalnya, lha repotnya kadung dingin jadi agak

Makanya saya perlu teman2 13 Maret pukul 15:47 melalui seluler · Suka

ﻞﻴﻤﻛ hmmm padah di uji tu gus joe di lapangan 13 Maret pukul 15:51 melalui seluler · Suka

Joe Pai lha ini jugabarudisusun, ya ntar kalau dh jadi utuh kemudian dikomparasi dan diuji. 13 Maret pukul 15:56 melalui seluler · Suka

ﻞﻴﻤﻛ hmm,mudahan2 bisa ngalahin nasa 13 Maret pukul 15:57 melalui seluler · Suka

Joe Pai kompetitif 13 Maret pukul 15:59 melalui seluler · Suka

Faza Manal Amien...... 13 Maret pukul 16:33 · Suka

Hadi Hermawan ne critanya neruskan neruskan al falakiyah yg tempo hari di posting itu kah atau berbeda Kamis pukul 12:10 · Suka

Aly Mustofa Rbk Beda pak hadi. Kamis pukul 13:34 melalui seluler · Suka

Hadi Hermawan datadata yang harus kitastandartkan ( mungkin bisa di pakai untuk lainnya) misal nurul anwar, sehinggal cukup satu saja bisa di pakai rame rame misalnya data bujur dan lintang

Kamis pukul 13:41 · Suka

Aly Mustofa Rbk Saya setuju kalau datanya kita sepakati pakai apa? Tp kalau berdasar ulasan kang joe tentang gerhana matahari. Kira2 kalau pakai nurul anwar datanya di ambil dr mana. Misalkan untk perata waktu, semidiameter bulan dan matahari. Jarak matahari dr bumi dan jarak bulan ke bumi. Kan memerlukan rumus tambahan lg Kamis pukul 14:38 melalui seluler · Suka

Hadi Hermawan yg cocok saja dulu, yang langsung bisa di pakai,

Kamis pukul 14:42 · Suka

Muhammad Sahlan Rosyidi Perlu sampai ke algorithma fase bulan dan perkiraan gerhana tidak seperti di al falakiyah yang excel? Kamis pukul 15:50 melalui seluler · Telah disunting · Suka

Hadi Hermawan heeeem ini saya ga tau Kamis pukul 16:03 · Suka

Joe Pai bisapindah ke sini: http://www.facebook.com/groups/falakiyah/permalink/438294856239506/?ref=notif&notif_t=like

untuk cak Aly sabar ya,kita bahas urut sajabiar semua bisa mengikuti

Belajar Ilmu Falak-Hisab ===GM-01=== Puncak berhanaadalah saat elongasi bulan-matahari mencapai nilai t... Lihat Selengkapnya

Kamis pukul 17:24 · Suka · Hapus Pratinjau

Aly Mustofa Rbk Siap kang joe. dari awal lagi ternyata tambah wawasan dg trackng. Jumat pukul 0:29 · Telah disunting · Batal Suka· 1

.





Jumat, 01 Februari 2013

SIMULASI QIBLAT PADA PEMUKAAN BOLA

===POSTING JUMAT===
UNTUK MENYIMULASIKAN ARAH QIBLAT PADA PERMUKAAN BUMI, BISA DENGAN SEBUAH BOLA PALSTIK DAN EMPAT BUAH KARET GELANG YANG DILINGKARKAN PADA BOLA TERSEBUT.
KARET 1 UNTUK MEMBENTUK LINGKARAN EKUATOR YANG MEMBAGI BELAHAN BUMI UTARA DAN SELATAN
KARET 2 UNTUK MEMBENTUK LINGKARAN YANG MELALUI MERIDIAN KA'BAH.
KARET 3 UNTUK MEMBENTUK LINGKARAN YANG MELALUI MERIDIAN KOTA KITA
KARET 4 UNTUK MEMBENTUK LINGKARAN QIBLAT YANG MENGHUBUNGKAN KA'BAH DAN KOTA KITA.
SELAMAT MENCOBA DAN MAAF BELUM ADA FOTONYA.

SEBAGAI GANTINYA SAYA BUATKAN BOLA TIRUAN DALAM SPREADSHEET EXCEL YANG BISA ENYIMULASIKAN SECARA INTERAKTIF 3D
SILAKAN AMBIL DI :
http://liekwasil.mywapblog.com/files/bola-qiblat.rar