Para penekun ilmu falak tentulah belum afdol kalau belum kenal dengan rubu’ mujayyab, karena piranti itulah pada jamannya menjadi andalan para pendahulu mereka dalam melakukan perhitungan atau hisab.
Sebuah piranti yang compact dengan berbagai fitur dan fasilitas yang serbaguna, lebih dari sekedar touch screen, real touch screen malah, mungkin bersaing dengan computer tablet saat ini, tapi kalah juga mungkin, ya namanya bersaing juga gak harus menang kok.dan memang kalah dan menang bukan satu-satunya isi dunia.
Beberapa fiturnya antara lain, bisa digunakan untuk menghitung besar sudut baik horizontal maupun vertical, sudah include dengan table matematika dan table astronomi, sekaligus sebagai alat hitung, bahkan dalam keadaan darurat bisa digunakan sebagai senjata yang mematikan, karean biasanya terbuat dari kayu berbebtuk seperempat lingkaran dengan ketebalan 3- 4 cm.diameter lingkaran aselinya 30- 40 cm, sehingga kalau dipukulkan tentu bisa membahayakan.
Untuk fitur yang terakhir penulis tidak merekomendasikan.
Banyak gambar yang bisa kita dapatkan di internet ini salah satunya adalah sebagai berikut.
Gambar ini penulis dapatkan dari : http://almalakawi.wordpress.com/2010/03/24/rubu-mujayyab-%D8%A7%D9%84%D8%B1%D8%A8%D8%B9-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%AC%D9%8A%D8%A8/
Kali ini kita tidk akan membahas semua fitur piranti menerik ini, hanya akan membahas sedikit tentang cara menggunakan rubu’ mujayyab sebagai alat hitung yang berhubungan dengan fungsi-fungsi trigonometri, segitiga bola yang sangat erat berhubungan dengan ilmu falak.
Secara prinsip perhitungan trigonometri tersebut dikembalikan ke dalam fungsi sinus (jaib) dengan memaikan khoit (tali) dan muri (penanda) pada permukaan rubu’ mujayyab yang beripa grid-grid.
Sinus dan Jaib
Sinus adalah perbandingan garis tinggi dengan garis miring dalam sebuah segitiga siku-siku, seperti gambar berikut ini.
sinus sudut C = y/r
jaib sudut AMB adalah panjang AB atau MB'
Begitu juga dengan jaib, secara prinsip adalah sama yang membedakan adalah besar satuannya, rubu’ mujayyab biasanya dibuat berdasarkan lingkaran dengan jari-jari 60 satuan, kemudian dipakai seperematnya maka disebut dengan rubu’ (seperempat) yang dibuat garis-garis jaib (mujayyab).
Jari-jari lingkaran itulah yang menjadi sisi miringnya jika di komparasika dengan sebuah segitiga siku-siku tadi. Sehingga jaib = sinus dalam 60 satuan.
Maka bisa dipahami bahwa Jaib A = 60 x Sin A.
Untuk fungsi- fungsi trigonometri yang lain diperhitungan sebagai berikut :
Cosinus suatu sudut = sinus komplemen sudut tersebut (Tamamul Jaib)
Tangent suatu sudut = perbandingan sinus dan cosinus sudut tersebut (dhil) , dan sebaginya.
Sehingga :
Jaib A = 60 x Sin A.
Tamamu jaib A = 60 x cos A = 60 x sin (90 –A)
Perkalian sinus (jaib) dengan rubu’
Untuk memudahkan kita buat contoh, misal :
Sin A = sin 34 x sin 50
Cara menghitungnya.
1. letakkan khoit pada Jaibut tamam
2. geser sejauh 34 derajat pada qousul irtifa’
3. dari titik 34 derajat tersebut proyeksikan (tarik garis ) kea rah sittini, itulah jaib nilai sinus 34 derajat, kemudian berilah tanda auat diingat-ingat
4. letakkan khoit pada sittini, kemudian muri diletakkan pada jaib 34 yang telah ditandai.
5. geser khoit sampai ke 50 derajat pada qousul irtifa’.
6. lihat posisi muri. Dari posisi muri tersebut tarik garis ke bawah menuju qous. Itulah hasilnya.
Pembagian sinus (jaib) dengan rubu’
Untuk memudahkan kita buat contoh, misal
Sin B = sin 34 / sin 50
Cara menghitungnya
1. letakkan khoit pada jaibut tamam
2. geser sejauh 34 derajat pada qousul irtifa’
3. dari titik 34 derajat tersebut proyeksikan (tarik garis ) kea rah sittini, itulah jaib nilai sinus 34 derajat, kemudian berilah tanda auat diingat-ingat.
4. letakkan khoit pada jaibut tamam
5. geser sejauh 50 derajat pada qousul irtifa’
6. dari titik 50 derajat tersebut proyeksikan (tarik garis ) kea rah sittini, itulah jaib nilai sinus 50 derajat, kemudian berilah tanda auat diingat-ingat.
7. letakkan khoit pada sittini, kemudian muri diletakkan pada jaib 50 yang telah ditandai.
8. geser khoit sepanjang qousul irtifa’ sampai muri menyentuh garis jaib 34 tadi
9. derajat qousul irtifa’ yang ditunjukkan oleh khoi tersebut adalah hasilnya.
Catatan :
1. untuk pembagian disyaratkan bahwa penyebut harus lebih besar daripada pembilangnya.
2. jika yang dihitunga adalah cosinus ataupun tangent maka perlu diubah bentuknya menjadi sinus terlebih dahulu, sehingga langkahnya menjadi bertambah panjang.
Untuk memberi gambaran yang lebih hidup penulis sediakan sebuah file excel yang dapat mengilustrasikan dan mensimulasikan perhitungan dengan rubu’ tersebut. Pengguna tinggal memasukkan bilangan-bilangan yang akan dihitung kemudian akan muncul peragaan proses perhitungan tersebut.
File ini penulis buat dengan Ms Excel 2003, dan berjalan baik di excel 2003 tersebut. Silakan coba sendiri di excel versi yang lain.
Program ini masih teramat sederhana dan masih banyak kekurangannya. Masukan-masukan yang baik tentu sangat bermanfaat bagi pengembangan selanjutnya, atau para pembaca junga ingin mengembangkan sendiri, membuat yang lebih bagus atau menyalin ke dalam bahas pemrograman yang lain, atau sekedar mengambil idenya penulis persilakan melihat kodenya sendiri. Tidak penulis proteksi.
silakan unduh di SINI
semoga bermanfaat
Kamis, 16 Agustus 2012
Jumat, 03 Agustus 2012
beberapa hari lalu ada tetangga yang kebetulan butuh format excel untuk mengoreksi ulangan siswanya. jadinya seperti tampak berikut ini
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5JKZMi9g_cs89Wp1g4u_otEk6zbttOWLuQ1zyf5LHxtDCPJfcd3tYvj6JH3T7bBEakIaCp1l8h_-C_0Ht4uPO6FMBfQibDhK0ruz-xbM1dvpjBh7b6hlVr-SSi8R_-orVzo_kbbNf8h2B/h120/KOREKTOR.JPG
selanjutnya bisa diunduh di :
http://www.4shared.com/rar/8H6IUbad/KOREKTOR.html
atau di :
http://liekwasil.mywapblog.com/files/korektor-2.rar
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5JKZMi9g_cs89Wp1g4u_otEk6zbttOWLuQ1zyf5LHxtDCPJfcd3tYvj6JH3T7bBEakIaCp1l8h_-C_0Ht4uPO6FMBfQibDhK0ruz-xbM1dvpjBh7b6hlVr-SSi8R_-orVzo_kbbNf8h2B/h120/KOREKTOR.JPG
selanjutnya bisa diunduh di :
http://www.4shared.com/rar/8H6IUbad/KOREKTOR.html
atau di :
http://liekwasil.mywapblog.com/files/korektor-2.rar
Sabtu, 14 Juli 2012
Hisab AwalBulaQomariyah
mau nulis panjang-panjang lagi malas, yaudah gini aja :
bagi yang butuh hisab awal bulan qomariyah dalam format excel, kali ini saya bagikan file berikut, ini saya buat berdasar Badi'atul Mitsal tapi pengerjaanny sudah saya modifikasi, bilatertarik silakan download sendiri :
http://liekwasil.mywapblog.com/files/badiatul-mitsal.rar
bagi yang butuh hisab awal bulan qomariyah dalam format excel, kali ini saya bagikan file berikut, ini saya buat berdasar Badi'atul Mitsal tapi pengerjaanny sudah saya modifikasi, bilatertarik silakan download sendiri :
http://liekwasil.mywapblog.com/files/badiatul-mitsal.rar
Rabu, 11 Juli 2012
mumpung mau romadlon posting doa sholat tarowih atau doa Kamilin
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ، وَلِلْفَرَآئِضِ مُؤَدِّيْنَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنَ، وَلِلزَّكَاةِفَاعِلِيْنَ، وَلِمَاعِنْدَكَ طَالِبِيْنَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدٰى مُتَمَسِّكِيْنَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ، وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِى الْأ ٰخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَآءِ رَاضِيْنَ، وَلِلنَّعْمَآءِ شَاكِرِيْنَ، وَعَلَى الْبَلَآءِ صَابِرِيْنَ، وَتَحْتَ لِوَآءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَآئِرِيْنَ، وَاِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ، وَاِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ، وَعَلَى سَرِيْرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ، وَمِنْ حُوْرٍ عِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ ا ٰكِلِيْنَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ، بِأَكْوَابٍ وَاَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِيْنٍ، مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ، وَحَسُنَ أُوْلـٰئِكَ رَفِيْقًا، ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفـٰى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هٰذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَآءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ، وَلاَ تَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَآءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأ ٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ اَجْمَعِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Allahummaj`alnaa bil iimaani kaamiliin, wa lilfa-roo-idhi mu’addin, walishsholaati haafizhiin, walizzakaati faa`iliin, wa limaa ‘indaka thoolibion, wa li`afwika roojiin, wa bil-hudaa mutamassikiin, wa `anil laghwi mu’-ridhiin. wa fid dunya zaahidiin, wa fil aakhiroti rooghibiin –wa bil qadhoo-i radhiin, wa bin-na`maa-i syakiriin, wa’alal-balaa-i shoobiriin wa tahta liwaa-i sayyidinaa Muhammadin sholalloohu ‘alaihi wa sallama yaumal–qiyaamati saa-iriin wa ilal hawdhi waaridiin wa fil jannati dakhiliin wa minan naari naajiin wa`alaa sariiril-karoomati qoo`idiin wa bihurin ‘iinin mutazawwijiin, wa min sundusin wa istabroqin wa diibajin mutalabbisiin, wa min tho aa’amil jannati aakilin , wa min labanin wa’asalin mushof-fan syaaribiin, bi-akwabin wa abaariiqa wa ka’sin min ma’iin ma`al-ladziina an`amta `alaihim minan-nabiy-yiina wash-shiddiiqiina wasy-syuhaada’i wash-shoolihiin. Wa hasuna ula’ika rofiiqoo, dzaalikal-fadhlu minallloohi wa kafaa billaahi `aliimaa. Allahummaj`alna fi haadzihil lailatisy-syariifatil-mubaarakati minas-su`adaa-il-maqbuuliina wa la taj`alnaa minal-asyqiyaa-il –marduudiina. washollalloohu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa Aalihii wa shohbihii ajma’iin. birahmatika ya Arhamar-rahimin.Walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.
Arti Do’a Kamilin
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang melaksanakan kewajiban-kewajiban terhadap-Mu, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akherat , yang ridha dengan ketentuan, yang ber¬syukur atas nikmat yang diberikan, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, sampai kepada telaga (yakni telaga Nabi Muhammad) yang masuk ke dalam surga, yang duduk di atas dipan kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra ,yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu yang murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini tergolong orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya, Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas penghulu kita Muhammad, keluarga beliau dan shahabat beliau semuanya, berkat rahmat-Mu, oh Tuhan, Yang paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
DOA SHOLAT TAROWIH
Allahummaj`alnaa bil iimaani kaamiliin, wa lilfa-roo-idhi mu’addin, walishsholaati haafizhiin, walizzakaati faa`iliin, wa limaa ‘indaka thoolibion, wa li`afwika roojiin, wa bil-hudaa mutamassikiin, wa `anil laghwi mu’-ridhiin. wa fid dunya zaahidiin, wa fil aakhiroti rooghibiin –wa bil qadhoo-i radhiin, wa bin-na`maa-i syakiriin, wa’alal-balaa-i shoobiriin wa tahta liwaa-i sayyidinaa Muhammadin sholalloohu ‘alaihi wa sallama yaumal–qiyaamati saa-iriin wa ilal hawdhi waaridiin wa fil jannati dakhiliin wa minan naari naajiin wa`alaa sariiril-karoomati qoo`idiin wa bihurin ‘iinin mutazawwijiin, wa min sundusin wa istabroqin wa diibajin mutalabbisiin, wa min tho aa’amil jannati aakilin , wa min labanin wa’asalin mushof-fan syaaribiin, bi-akwabin wa abaariiqa wa ka’sin min ma’iin ma`al-ladziina an`amta `alaihim minan-nabiy-yiina wash-shiddiiqiina wasy-syuhaada’i wash-shoolihiin. Wa hasuna ula’ika rofiiqoo, dzaalikal-fadhlu minallloohi wa kafaa billaahi `aliimaa. Allahummaj`alna fi haadzihil lailatisy-syariifatil-mubaarakati minas-su`adaa-il-maqbuuliina wa la taj`alnaa minal-asyqiyaa-il –marduudiina. washollalloohu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa Aalihii wa shohbihii ajma’iin. birahmatika ya Arhamar-rahimin.Walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.
Arti Do’a Kamilin
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang melaksanakan kewajiban-kewajiban terhadap-Mu, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akherat , yang ridha dengan ketentuan, yang ber¬syukur atas nikmat yang diberikan, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, sampai kepada telaga (yakni telaga Nabi Muhammad) yang masuk ke dalam surga, yang duduk di atas dipan kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra ,yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu yang murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini tergolong orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya, Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas penghulu kita Muhammad, keluarga beliau dan shahabat beliau semuanya, berkat rahmat-Mu, oh Tuhan, Yang paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
Sabtu, 30 Juni 2012
Lihat UNDERAN PASINAON BOCAH BIBINAHU di peta yang lebih besar inilah jalan menuju gubug ana versi google maps
Minggu, 06 Mei 2012
Berhubung besuk siang kebagian sesorah menyerahkan kedua pengantin sowan kepada keluarga pengantin putra, malam ini belajar kembali ngarikit tembung ngracik ukara, biar rada runtut ah...
Assalamu’alaykum
warohjmatulloohi wabarokatuh.
Alhamdulillah wash
sholaatu wassalaamu ‘alaa rusuulillah,
syyidinaa Muhammadibni ‘abdillah, wa’alaa aalihi wash habihi waman waalah, laa
haula walaa quwwata illaa billah
Nuwun, para sesepuh
aji sepuh ingkang satuhu pana ing pamawas saha lebda ing pitutur, igkang
tansah hanggung hamastuti dateng
pepoyanging kautaman, ingkang dahat kinabekten, para ngalim ulama ingakang
rinten dalu tansah sumandhing kitab suci wahyuning ilahi, para pangembat
pangembating praja, bapa pangarsa desa miwah para pamong ingkang satuhu
sinudarsana, para tamu kakung miwah putri ingkang satuhu pantes sinugata ing
pakurmatan.
Lunimtuning
pudyastuti saking gusti ingkang maha agung, saestu sampun hambabar daya
pangaribawa ingkang cumandhuk dhumateng para kawula dasih kacihna pisowan kula
sarencang kapareng kajangkung dumugi ing papan mriki kanthi widada nir ing
sambikala, ingkang punika keparenga kula atur puja puji sasanti: alhamdulillahi
robbil ‘aalamiin.
Salajengipun matur
gunging panuwun dumateng kadang panatacara ingkang sampun paring palilah wekdal
dumateng kula.
Hanamung
saderengipun tuhu linepatna ing deduka miwah tinebihna ing salwiring sesendhu
dene kula sampun kumawantun cumanthaka lumarap matur wonten ngarsa panjenengan
sedaya satemah anggempil kamardikan panjenengan anggenya nembe echa lan sekeca
wawan pangendikan. Nuwun inggih labet kula nyendikani dhawuh pangadikanipun Bapa
Drs. Paino Ingkang supados hanyulihi matur wonten ing ngarsa panjenengan
sedaya.
Mirunggan katur
panjenengan Bapa H. Paijan SH, miwah baraya agung. Ingkang sepisan kula kinen
hangaturaken sembah sungkem katur para pepundhen, pinisepuh sesepuh tuwin salam
taklim katur panjenenganipun Bapa Paijan SH, miwah baraya agung kanthi atur
assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh.
Salajengipun, bilih
kawuningana sawau enjang pun Bapa H.
Paijan SH hamasrahaken pun putra jalunipun ingkang kaparingan asma Paiman S.Pd dhumateng
kawula ingkang supados kadhaupaken kaliyan anak kawula pun drg.Paijem , saestu
kanthi pikantuk pangayomaning Gusti sinareng pangestunipun para kasepuhan
sampun kaleksanan menggah aqad suci ijab qobulipun pinanganten kekalih rikala
wau enjang watawis tabuh sanga kanthi wilujeng kalis saking rubeda.
Wondene
panjenganipun Bapa H. Paijan SH miwah ibu tumunten hangesakaken sowanipun
pinanganten sarimbit dhumateng panjenengan minggahipun para kasepuhan wonteng
ing tlatah mriki, wonten ing titi wanci punika
pisowan kawula keparenga nyowanaken penganten sarimbit, ingombyongan sawetawis
kadang kaluwarga.
Kula titipaken anak kula kekalih
ing panjenengan, nalikanipun wonten ing dalem panjenengan, borong anggen
panjenengan nggulawenthah, suka piwucal, amrih kekalih sami cekap pesangonipun
kangge mengku balewisma saprayogining kaluwarga.
Sumangga penganten sarimbit kula aturaken ing asta panjenengan kekalih, minggahipun dhumateng para sesepuh wonteng ing kukuban tlatah mriki.
Sumangga penganten sarimbit kula aturaken ing asta panjenengan kekalih, minggahipun dhumateng para sesepuh wonteng ing kukuban tlatah mriki.
Ing wasana, cupet ceweting atur, kirang
trapsila miwah subasita pisowan kula sakadang wonten pahargyan ingkang
sakalangkung edipeni punika keparenga panjenenganipun Bapa H. Paijan SH miwah
baraya agung angluberna sih samudra pangaksama.
Saparipurnaning adicara samangke keparengana
ugi kawula sarencang tumunten nyuwun pamit, madal pasilan wangsul wonten ing
rompok kawula piyambak, ing pamuji sanes wekdal kula dalasan panjengenan sedaya
tasih kaparengaken pepanggihan wonten ing suwasana ingkang sakalangkung
mirunggan hangraketaken anggenipun kekadangan saha pasedherekan.
Nuwun.
Wassalamu’alaykum warohmatulloohi wabarokatuh
Rabu, 02 Mei 2012
HISAB GERHANA MATAHARI SERI SATU
Bismillaahirrohmaanirrohiim.
Tulisan ini hanyalah melengkapi
tulisan-tulisan tentang perhitungan gerhana matahari baik yang beredar malalui buku-buku,
makalah-makalah pelatihan maupun lewat media website ataupun blog dan lainnya.
Perhitungan gerhana matahari system
ephemeris atau seperti tulisan dari Bapak Feryy Simatupang misalnya atau system
Ephemeris Depag, adalah memperkirakan kapan terjadinya gerhana matahari tersebut
secara global, namun belum menerangkan perhitungan di manakah gerhana tersebut
dapat disaksikan atau dengan kata lain di bumi manakah jatuhnya bayangan bulan.
Berbeda lagi perhitungan gerhana
matahari system kitab-kitab klasik, seperti Alkhulashotul Wafiyyah, atau Nurul
Anwar, dalam kitab tersebut, diuraikan cara memperkirakan kapan terjadinya gerhana,
kemudian juga dilengkapi cara untuk mengecek apakah suatu daerah apakah bisa
melihat gerhana ataupun tidak, namun juga tidak
menerangkan di manakah sebenarnya jatuhnya bayangan bulan tersebut.
Tulisan ini mencoba mengupas dan
menghitung tentang di permukaan bumi
manakah bayangan bulan jatuh ketika gerhana matahari terjadi. Namun tidak lagi
membahas tentang perkiraan kapan gerhana matahari tersebut, maka untuk
keperluan tersebut pembaca sekalian dipersilakan merujuk ke sumber-sumber yang
penulis sebutkan di atas, ataupun sumber lain yang sesuai.
Kemudian setelah berhasil mendapatkan
nilai waktu saat terjadinya gerhana matahari yang dimaksud, maka perhitungan
yang akan diterangkan di bawah ini bisa dilakukan untuk mendapatkan gambaran
lebih lengkap tentang gerhana matahari tersebut.
Perhitungan ini bisa dilakukan untuk
waktu kapan saja selama proses gerhana matahari tersebut berlangsung.
selanjutnya uraian di atas silakan download di :
http://liekwasil.mywapblog.com/files/gerhana-matahar1.pdf
http://liekwasil.mywapblog.com/files/gerhana-matahar1.pdf
Selasa, 01 Mei 2012
Ulasan Kitab Nurul Anwar, Alkhulashotul Wafiyah Dan Badi’atul Mitsal
Ulasan Kitab Nurul Anwar, Alkhulashotul Wafiyah Dan Badi’atul
Mitsal
Oleh : Muhammad Wasil
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين. اشهد ان لااله الا الله
واشهد ان محمدا رسول الله. اللهم صل على سيدنا ومولانا محمد
Al Khulashotul Wafiyah, Badi’atul Mitsal dan Nurul Anwar adalah tiga kitab falak yang sering menjadi rujukan dalam ilmu
falak, khususnya kalangan pesantren, di samping kitab-kitab yang lain seperti Ad-Duruusul Falakiyah, Fathu Roufil Manan, Sulamun Nayyiroin.
Tiga kitab yang penulis sebut di awal sudah lebih maju dibanding
dengan dua kitab yang disebut terakhir, datanya tidak jauh berbeda dengan data
astronomi modern. Dalam proses perhitungannya juga telah memperhitungkan
lintang dan bujur pengamat.
Ketiga kitab tersebut bisa dikatakan sama dalam data yang dipakai
maupun urutan langkah perhitungan (algoritmanya), bedanya adalah dalam hal alat
bantu hitung yang digunakan.
Badi’atul Mitsal disusun berdasarkan model perhitungan memakai alat bantu rubu’
mujayyab, sementara Alkhulashotul
Wafiyah disusun
berdasar model perhitungan memakai alat bantu daftar logaritma. Sedangkan Nurul Anwar yang disusun belakangan sudah
dimodernkan berdasar alat bantu kalkulator ataupun komputer.
Kalau Badi’atul
Mitsal maupun Alkhulashotul Wafiyah datanya masih berformat buruj dan
derajat, maka dalam Nurul
Anwar datanya disusun
sudah dalam format derajat. Walaupun Nurul Anwar
sudah menggunakan alat bantu kalkulator ataupun komputer, namun tidak berarti
meninggalkan gaya
rubu’ dalam perhitungannya, dengan ciri-ciri belum menyertakan tanda bilangan
(positif-negatif) dalam perhitungannya, sebagaimana menghitung dengan rubu’
maka tanda bilangan tersebut diberikan setelah proses perhitungan, sehingga
dalam Nurul Anwar pun masih dikenal istilah ittifaq dan ikhtilaf ( sesuai arah dan beda arah) yang dinyatakan dalam rumus
masing-masing.
Dari segi isinya, Alkhulashotul wafiyah bisa dikatakan materi yang dikandung sudah komplit meliputi,
hisab waktu sholat, arah qiblat, ijtima’ hisab hilal awal bulan, gerhana dan
materi-materi penting lainnya.
Sementara Badi’atul
Mitsal adalah risalah
tersendiri yang hanya memuat tentang hisab hilal awal bulan. Sedangkan Nurul Anwar mencakup hisab awal bulan dan
gerhanan baik bulan maupun matahari.
Terdorong cinta penulis kepada kitab-kitab berikut, penulis ingin
membuat sedikit ulasan dalam hal
perhitungan hilal awal bulan dari ketiga kitab tersebut.
Penulis mengajak pembaca untuk membedah dan mengulas rumus-rumus
dalam proses perhitungan, sehingga kita bisa
memahami lebih dari sekedar dapat mengerjakan hitungannya. Namun penulis
tidak akan menerangkan langkah-langkah menggunakan rubu’ mujayyab ataupun tabel
logaritma sebagaimana dalam Badi’atul Mitsal ataupun Alkhulashotul
Wafiyyah. Penulis
mengajak membahas persamaan rumus-rumusnya secara matematis.
lebih lanjut silakan download di SINI
Jumat, 02 Maret 2012
MEMBUAT KALENDER ABADI (MANUAL) SERI 2
MEMBUAT KALENDER ABADI (MANUAL) SERI 2
Lanjutan seri 2
- buatlah kolom lain lagi sebanyak 35 kolom
- buatlah bilangan urut 0 – 34 biasa dari kiri (lihat gambar)
- menghitung jumlah hari dalam abad ke 1, 2 , 3 dan seterusnya kemudian dibagi dengan 35 contoh sebagai berikut :
abad 1
jumlah hari = 365 X 100 + 25 =
36525
36525 / 35 = 1043,57142857142857
Diambil pecahannya = 0,57142857142857
Kemudian dikalikan 35
0,57142857142857 X 35 = 19,999999 dibulatkan menjadi 20
Maka angka abad 1 diletakkan di
bawah bilangan urut ke 20
Abad 2
Jumlah hari = 36525 X 2 = 73050
73050 / 35 = 2087,14285714285714
Diambil bulatnya = 0,14285714285714
Kemudian dikalikan 35
0,14285714285714 X 35 = 5
Maka angka abad 2 diletakkan di
bawah bilangan urut ke 5
Begitu seterusnya sampai abad 15
Abad 15
Jumlah hari 15 X 36525 = 547875
547875 / 35 = 15653,5714285714286
Diambil bulatnya = 0,5714285714286
0,5714285714286 X 35 = 20
Maka angka abad 15 diletakkan di
bawah bilangan urut ke 20
Kemudian hitunglah lagi angka
abad ke 15 namun harinya dikurangi dengan 10 .
Ini untuk koreksi sejak
diberlakukannya aturan kalender gregrorian sejak 15 Oktober 1582 . lihatlah
angka abad yang berwarna biru
Mulai saat itu berlaku aturan
untuk abad kabisat adalah hanya yang bilangan tahunnya habis di
bagi 400, seperti tahun 1600, 2000, 2400, 2800, sedangkan 1700, 1800, 1900,
2100 adalah pendek (basithah)
Abad kabisat = 36525 hari ,
sedangkan abad basitah =36524 hari
Aba 15
Jumlah hari 15 X 36525 = 547875 – 10 =547865
547865 / 35 = 15653,2857142857143
Diambil bulatnya = 0,2857142857143
0,2857142857143X 35 = 10
Maka angka abad 15 diletakkan di
bawah bilangan urut ke 10
Abad 16
Jumlah hari =547865 + 36525 = 584390
584390 / 35 = 16696,8571428571429
Diambil bulatnya 0,8571428571429
Dikalikan 35
0,8571428571429 X 35 = 29,9999
dibulatkan menjadi 30
Maka angka abd 16 diletakkan di
bawah bilangan urut 30
Begitu seterusnya
Abad 20
Jumlah hari = 547865 + 36525 +
36524 + 36524 + 36524 + 36525 = 730487
730487 / 35 = 20871,0571428571429
Diambil bulatnya = 0,0571428571429
Dikalikan 35
0,0571428571429X 35 = 2
Maka angka abd 20 diletakkan di
bawah bilangan urut 2
Begitu seterusnya
- letakkanlah hari-hari dalam selapan (35 hari ) dimulai dari senin wage, selasa kliwon, Rabu kliwon dan seterusny di bawah bilangan urut 0 – 34 tadi di bawah angka-angka abad tadi.
- sampai di sini anfa bisa dikatakan telah selesai membuatnya. Tinggal cara pemakaiannya. Perlu diketahui antara kolom yang berisi tanggal, bulan dan tahun, dibuat dalam ukuran lebar kolom yang sama namun keduanya dibuat dalam lembar yang terpisah dari kolom abad dan hari-harinya segingga nanti bisa di geser-geser untuk proses pemakaian, bisa juga kolom yang berisi tanggal bulan dan tahun di buat dua buah.
Cara pemakaian
- kalender ini menganggap tahun baru adalah 1 Maret, sehingga bulan Januari dan Pebruari dianggap sebagai bagian dari tahun sebelumnya, sehingga misalnya jika anda mencari tanggal 28 Januari 1985 maka anggaplah sebagai 28 Januari 1984.maka caranya adalah sebagai berikut :
- carilah angka abad 19 kemudian tandailah ( berada di bawah bilangan urut 17) . kemudian geserlah kolom tanggal bulan tahun tadi sehingga bilangan tahun 84 ( dibawah bilangan urut 21) tepat berada di atas angka abad 19 tadi, maka anda tinggal melihat kecocokan antara tanggal dan hari-harinya , berarti tanggal 28 januari tepat dengan senin kliwon, maka 28 januari 1985 adalah senin kliwon
- untuk- tanggal mulai 1 maret sampai 31 desember tidak perlu dikurangi angka tahunnya. Langsung saja.
- kolom yang dibuat dua buah bisa disambung sehingga urutannya berputar,
- atau bisa juga kolom- kolom tersebut dibuat lingkaran sehingga tidak perlu menyambung.
- selamat berkreasi
MEMBUAT KALENDER ABADI (MANUAL) SERI 1
MEMBUAT KALENDER ABADI (MANUAL) SERI 1
1. buatlah kolom sebanyak 35 kolom
2. urutkan tanggal dalam setiap bulannya dalam kolom tersebut. Dimulai dari bulan Maret.
3. buatlah nomor urut dalam kolom tersebut, 1-35 diurutkan dari kanan ke kiri
4. untuk no 35 kemudian diganti dengan 0 ( nol). Lihat gambarnya.
5. menghitung jumlah hari dalam setahun, dua tahun, tiga tahun dan seterusnya sampai seratus tahun, kemudian dibagi dengan 35, sisa pembagian tersebut letakkanlah di bawah bilangan urut 1-35 tadi. Contonya sebagai berikut:
tahun 1
jumlah hari dalam setahun = 365
365 / 35 = 10,4285714285714286
Ambil pecahannya yaitu 0,4285714285714286
Kemudian dikalikan 35
0,4285714285714286 X 35 =15 ,
maka angka tahun 1 diletakkan di bawah bilangan urut ke 15
Tahun 2
Jumlah hari = 365 +365 = 730
730 /35 = 20,8571428571428571
Ambil pecahannya = 0,8571428571428571
Kemmudian dikalikan 35
0,8571428571428571 X 35 = 29,999999999999999999 dibulatkan menjadi 30.
Maka angka tahun 2 diletakkan di bawah bilangan urut ke 30.
Begitu seterusnya sampa tahun ke 100, ingat dan perhatikan tahun- tahun kabisatnya, yaitu tahun-tahun yang bilangannya habis dibagi 4, yaitu tahun ke 4, 8, 12, …
Tahun 99
Jumlah hari = 365 X 99 + 24 (tambahan tahun kabisat) = 36159
36159 /35 = 1033,11428571428571
Diambil bulatnya = 0,11428571428571
Kenudian dikalikan 35
0,11428571428571 X 35 = 4
Maka tahun 99 diletakkan di bawah bilangan urut ke 5
Kemudian untuk tahun 0 diletakkan di bawah bilangan urut 0 juga.
(perhatikan gambar di atas)
1. buatlah kolom sebanyak 35 kolom
2. urutkan tanggal dalam setiap bulannya dalam kolom tersebut. Dimulai dari bulan Maret.
3. buatlah nomor urut dalam kolom tersebut, 1-35 diurutkan dari kanan ke kiri
4. untuk no 35 kemudian diganti dengan 0 ( nol). Lihat gambarnya.
5. menghitung jumlah hari dalam setahun, dua tahun, tiga tahun dan seterusnya sampai seratus tahun, kemudian dibagi dengan 35, sisa pembagian tersebut letakkanlah di bawah bilangan urut 1-35 tadi. Contonya sebagai berikut:
tahun 1
jumlah hari dalam setahun = 365
365 / 35 = 10,4285714285714286
Ambil pecahannya yaitu 0,4285714285714286
Kemudian dikalikan 35
0,4285714285714286 X 35 =15 ,
maka angka tahun 1 diletakkan di bawah bilangan urut ke 15
Tahun 2
Jumlah hari = 365 +365 = 730
730 /35 = 20,8571428571428571
Ambil pecahannya = 0,8571428571428571
Kemmudian dikalikan 35
0,8571428571428571 X 35 = 29,999999999999999999 dibulatkan menjadi 30.
Maka angka tahun 2 diletakkan di bawah bilangan urut ke 30.
Begitu seterusnya sampa tahun ke 100, ingat dan perhatikan tahun- tahun kabisatnya, yaitu tahun-tahun yang bilangannya habis dibagi 4, yaitu tahun ke 4, 8, 12, …
Tahun 99
Jumlah hari = 365 X 99 + 24 (tambahan tahun kabisat) = 36159
36159 /35 = 1033,11428571428571
Diambil bulatnya = 0,11428571428571
Kenudian dikalikan 35
0,11428571428571 X 35 = 4
Maka tahun 99 diletakkan di bawah bilangan urut ke 5
Kemudian untuk tahun 0 diletakkan di bawah bilangan urut 0 juga.
(perhatikan gambar di atas)
Rabu, 29 Februari 2012
QIBLA FINDER FROM SUN'S AZIMUTH (PENCARI ARAH QIBLAT BERDASAR AZIMUTH MATAHARI)
Aplikasi Ms Excel yang berguna untuk menghitung arah qiblat dari
suatu lokasi di permukaan bumi dan membuat panduan pengukurannya.
secara singkat aplikasi ini bekerja sebagai berikut:
menghitung azimuth matahari dari suatu lokasi dan pada waktu yang telah ditentukan.
menghitung arah qiblat lokasi tersebut.
menghitung selisih keduanya dan kemudian melukiskannya dengan garis-garis yang bisa dicetak kemudian digunakan sebagai pedoman pengukuran arah qiblat lokasi tersebut.
screen shoot nya adalah seperti ini :
gambar1
semoga bermanfaat selanjutnya bisa anda download di :
http://www.ziddu.com/download/19276337/QIBLAH_FINDER05.rar.html
secara singkat aplikasi ini bekerja sebagai berikut:
menghitung azimuth matahari dari suatu lokasi dan pada waktu yang telah ditentukan.
menghitung arah qiblat lokasi tersebut.
menghitung selisih keduanya dan kemudian melukiskannya dengan garis-garis yang bisa dicetak kemudian digunakan sebagai pedoman pengukuran arah qiblat lokasi tersebut.
screen shoot nya adalah seperti ini :
gambar1semoga bermanfaat selanjutnya bisa anda download di :
http://www.ziddu.com/download/19276337/QIBLAH_FINDER05.rar.html
Langganan:
Postingan (Atom)



